3 buku yang baru saja ku terima

Beberapa hari lalu aku kedatangan paket dari Mojok Store berupa 3 buah buku dengan judul dan penulis yang berbeda. Masing aku beli karena judulnya yang menggelitik. Penerbit Mojok dan EA book ini memang terkenal dengan buku-buku terbitan dengan judul yang menggelitik.

Sialnya aku termasuk dalam kelompok manusia yang kala judul buku dan cover depan ya terlihat aneh. Hasrat berbelanja bukupun memuncak, Bila sudah memuncak aku harus menyediakan kocek lebih (*Baca : Agar tidak sia-sia gratis ongkirku)

Tips Membeli Buku

Ada beberapa tentang membeli buku yang selalu aku lakukan, akan ku Berikut tips yang biasa aku gunakan semoga dapat menjadi jalan ninjamu jua

1. Mencatat judul buku yang ingin di baca dan di beli

Mencatat judul buku yang ingin di baca dan di beli, biasanya bila aku ingin membaca sebuah buku aku akan mencari review buku tersebut secara online. Bila review dari buku tersebut ternyata kebanyakan bagus barulah aku putuskan untuk membeli.

2. Berburu Diskon

Setelah menelusuri review pembaca langkah selanjutnya adalah berburu diskon. Karena belanja bukuku berpatokan dengan review pembaca. Belanja bukuku sudah pasti tidak seperti pembaca lainnya, jarang sekali aku memesan buku baru walaupun ada PO buku dengan diskon yang mengiurkan. Kecuali bila aku menyukai karya penulis tersebut.

3. Tidak Menimbun Buku

Ini pengalaman yang untukku menjadi suatu keresahan. Aku pernah beda dalam sebuah posisi jatuh cinta setengah mati dengan buku. Buku baru yang menutuku menarik mengubahku menjadi seorang penimbun buku, celakanya kegiatan menimbun buku menjadikanku seorang yang begitu konsumptif. Secara tidak langsung berdampak pada kesehatan kantongku yang tak seberapa ini. Karena menimbun buku untukku pribadi menjadi sebuah keresahan, Jadilah aku akan membeli buku kembali setelah dua point diatas terpenuhi.

4. Genre Picky

Ketika usia belasan genre favoritku itu novel romansa dan juga scienc fiction. Seizing bertambahnya usia, genre buku yang ku baca semakin menyempit saja. Sekarang aku lebih menyukai buku-buku yang bergenre historical viction, self improvement, essay, dan juga beberapa article biologi serta pariwisata. Perlahan ini mungkin diakibatkan karena pekerjaan yang sedang ku geluti menyangkut beberapa genre bacau tersebut. Menyebabkan semakin spesifik sebuah bacaan akan semakin sulit pulalah buku-buku yang dapat di temukan. Sehingga intensitas membeli bukukupun semakin terbatas.

Ketiga buku yang sampai ke rumahku

Balik lagi ke buku-buku yang baru saja sampai ke rumahku. Berikut adalah beberapa judul yang sudah melewati tahap seleksi yang ketat setelah lebih dari satu bulan aku tak berbelanja buku.

Maaf Orgasmed Bukan Hanya Urusan Kelamin

Buku karangan Ester Pandiangan ini lagi-lagi mengelitikku. Saat memasukkan buku ini menjadi salah satu bucket list untuk di beli aku teringat akan buku lainnya yang di tulis beliau. Jadilah aku masukkan ke dalam keranjang belanjaku.

Buku ini ku beli di harganya Rp62.400 setelah mendapat potongan harga sebesar Rp 15.600. Harga sesungguhnya buku ini sebelum didiskon Rp78.000. Bila kamu ingin membelinya sila klik judul buku yang sudah aku tautkan dengan link pemesanannya.

Rezim Kerja Keras dan Masa Depan Kita

Selanjutnya Ada buku karangan mas Jafar Suryomenggolo, buku ke dua yang berhasil sampai ke rumahku. Buku yang ke dua ini aku pesan perihal sinopsisnya yang membuat penasaran. Berandai andai bagaimana perekonomian Indonesia waktu mendatang. Menjadi sebuah negara yang berpendapatan tinggi, dengan sering waktu selambatnya 20++ tahun dari sekarang.

Dari rasa penasaran yang tak dapat ku bendung inilah aku memasukkannya ke dalam keranjang belanjaku. Aku membeli buku ini setelah mendapat Ian diskon sebesar Rp17.600 dari harga awalnya Rp88.000 menjadi Rp 70.400 lumayan menghemat belasan ribu. Bila kamu juga ingin memesan buku ini, sila klik link pada judul buku di atas.

Queer etc

Buku ketiga dan buku terakhir yang ku pesan berjudul Queer etc, kamu tau apa arti kata Queer?

Jika belum tau, kamu bisa membaca dan mencari artinya di Mbak google terlebih dahulu sebelum membeli buku ini. Karena menurutku orang-orang yang membaca buku ini perlu memiliki pemikiran yang setidaknya terbuka.

Buku ini di bandroll dengan harga Rp 78.000 karena ada diskon buku ini ku beli dengan harga Rp 66.300. Aku mendapatkan potongan diskon sebesar Rp 11.700. Lagi-lagi diskon yang menurutku lumayan banyak.


Walaupun diskon yang diberikan tak sampai Rp 20.000 perbuku namun bila diakumulatifkan aku dapat menghemat Rp 44.900. Penghematan yang cukup untuk membeli satu mungkuk bakso dengan gorengan crunchynya.

Sekarang kamu pahamkan mengapa aku lebih memiliki menunda membeli buku. Semoga kamu juga dapat memetik dan mengambil pelajaran dari tips membeli yang aku lakukan. Tidak untuk menggurui namun hanya ingin berbagi pengalaman hidup.

Leave a Comment